Pake Otak Loe

“Hai, kalau bangunin pake otak. sekarang jamannya pakai alarm. mikir donk.” teriak ibu di sebuah kampung di daerah Makasar Jakarta Timur. rupanya si ibu marah besar kepada sekumpulan remaja yang sedang menabuh alat-alat dapur, gendang, jeriken kecil, dan kaleng roti. Bunyinya benar-benar memekakkan telinga.

Saat itu adalah bulan Ramadhan, tepatnya di hari pertama Ramadhan 1430 H atau 2009 tahun ini. Sudah jamak di negeri ini setiap ramadhan ada tradisi membangunkan warga untuk melakukan sahur pertama bulan puasa tahun ini dengan berkeliling. Daerah lain menyebut kegiatan ini sebagai patrol.

Sebenarnya kemarahan ibu itu juga aneh ketika menghubung-hubungkan dengan teknologi bernama alarm. Yang dilakukan para remaja adalah sebuah tradisi penyambutan, bukan benar-benar membangunkan. Mereka lakukan dengan riang gembira. tak peduli apakah orang-orang yang didalam rumah menjadi bangun atau malah menutup kuping akibat bunyi ‘alarm’ yang lebih mirip kejatuhan planet Jupiter. Juga karena tradisi maka hanya terjadi diawal, tidak setiap hari.

Tapi si ibu terus marah-marah dan kata-kata kasar “Pake otak loe!” selalu diulangnya disetiap nafas. Mendapat caci maki tiada henti, para remaja itu cuma diam, bingung karena yang bikin ribut sebenarnya bunyi-bunyian dari anak-anak SD yang tak jauh dari tempatnya. “Ga mo keganggu napa tinggal di kampung. Tinggal di kali sono. dengar bunyi air.Gerutu salah satu anak menyalahkan si ibu yang tak mau ambil resiko tinggal dikampung.  Remaja lain melempar ke anak-anak SD. “Loe tu gimana, gue suruh bangun jam 3 napa jam 12 sudah mule….”

“Kalian seh gak jalan-jalan…” Kata pak RT yang mendadak muncul tak mau kalah.

Semua saling menyalahkan. Acarapun bubar.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov