Google Analytics (GA) masih menjadi favorit banyak blogger dalam mengetahui kinerja blog. Google Analytics dapat menelusuri pengunjung berdasarkan informasi halaman pengacu, termasuk mesin pencari, iklan, jaringan pay-per-click, email marketing, dan juga tautan yang terkandung dalam dokumen PDF.

Lebih dari itu, jika diintegrasikan dengan AdWords, Google Analytics juga bermanfaat untuk menganalisis efektfitas iklan AdWords yang dipasang di Google. Dengan Google Analytics, pengguna dapat mengetahui iklan dan kata kunci apa yang paling banyak merujuk ke situs web pengguna.

Sayangnya, banyak pengguna enggan masuk ke laman GA meski hanya diperlukan sedikit tindakan. Pengguna sepertinya males kalau disuruh login, belum juga alamat yang kerap kali lupa.

Google Analytics Dashboard for WP (GADWP) adalah solusi. GADWP merupakan plugins WordPress yang berfungsi menyematkan hasil GA ke dalam dashboard WP. Dengan plugins ini pengguna langsung tersaji hasil statistik begitu membuka dashboard, meski hasil tayangannya tidak selengkap laman resminya.

Karena kelebihan ini, Blog Malhikdua (BMD) memasukkan plugin besutan Alin Marcu ke dalam fasilitas Blog. Pengguna tinggal mengaktifkan dan melakukan sedikit settingan tanpa perlu lagi memasukkan kode JS ke dalam panel teks.

Namun, setelah diamati lewat Plugins Stat, rupanya fitur ini sangat jarang dipakai oleh pengguna. Entah karena belum tahu manfaatnya atau memang tidak berguna. Padahal, setiap penambahan plugins akan menambah resource yang potensi membebani server.

Untuk itu, per Januari 2018 ini admin membuang fitur yang telah hadir bertahun-tahun ini. Jika pengguna ingin mengkaitkan blog dengan GA terpaksa dilakukan secara manual. Lewat kode header/footer yang disediakan thema, atau lewat widget teks.

Mohon pembaca tidak komen: “ya ampun, paragraf awal kasih harapan. Koq endingnya malah dibuang. Kecewa.” 😛

(Visited 20 times, 1 visits today)

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov